3 Cedera Langganan Para Pemain Tenis
Tenis merupakan olahraga santai namun juga menantang. Terkadang petenis sering kali mengabaikan kaidah-kaidah tenis, terutama pemanasan.
Pasalnya, mengabaikan teknik tenis atau melewatkan pemanasan bisa berakibat fatal. Seperti hal nya cedera otot dan persendian.
Baik pemain tenis pemula atau petenis dunia sekalipun sering kali mendapat cedera-cedera tersebut. Selain rasa sakit yang harus ditanggung, dibutuhkan waktu yang tidak cepat untuk proses recovery.
Nah, agar kamu terhindar dari cedera yang merugikan, ada baiknya mempelajari bagaimana cara untuk mengatasinya. Berikut tiga cedera pemain tenis yang paling populer.
3 Cedera Petenis Paling Populer
Beberapa petenis dunia seperti Rafael Nadal, Djokovic, dan Roger Federer pernah mengalami beberapa kali cedera serius. Hal tersebut membuat keadaan fisik mereka tidak lagi sama seperti semula, bahkan berujung pensiun.
Berikut tiga cedera pemain tenis yang sering terjadi, yaitu:
1. Cedera Pergelangan Tangan
Cedera pergelangan tangan atau dikenal sebagai “Tennis Wrist” merupakan proses peradangan tendon (Tendonitis) di area pergelangan tangan.
Peradangan ini disebabkan oleh gerakan berulang atau gerakan yang sering dilakukan pada saat bermain tenis, seperti gerakan backhand dan forehand.

Gejala umum dari Tenis Wrist ini adalah pembengkakan di area pergelangan tangan serta terasa nyeri pada saat di tekan. Adapun gejala lainnya seperti memar disertai bunyi letupan juga sangat mengganggu bagi seorang petenis.
Baik cedera pergelangan tangan ringan maupun berat, penting bagi petenis untuk segera melakukan pemeriksaan ke klinik ataupun rumah sakit terdekat. Jika dibiarkan terlalu lama akan menimbulkan peradangan yang lebih serius.
Namun sebagai pertolongan pertama, kamu bisa melakukan pengompresan dingin di area peradangan. Siapkan kantong es, letakan di pergelangan tangan selama 15-20 menit dalam beberapa kali untuk mengurangi rasa nyeri.
Dalam masa penyembuhan. Kamu dianjurkan untuk menggunakan pelindung seperti perban atau splint untuk hasil recovery yang maksimal.
(Klik disini untuk membeli splint)
2. Cedera Elbow
Cedera pemain tenis elbow adalah cedera yang terjadi pada area sendi siku. Sebenarnya cedera elbow bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti salah bergerak, trauma fisik, atau akibat benda tumpul.
Namun yang sering terjadi pada pemain tenis adalah Epicondylitis, yaitu peradangan pada tulang protrusi (area siku) yang disebabkan oleh gerakan berulang seperti forehand dan backhand.

Penderita tenis elbow biasanya mengalami rasa nyeri di sekitar siku, terasa kaku ketika bangun tidur, kesulitan bergerak, dan siku terasa lebih lemah dari keadaan biasanya.
Penanganan pertama penderita cedera tenis elbow hampir sama dengan Tennis Wrist, yaitu dengan pengompresan air dingin selama 15-20 menit. Selain itu kamu perlu mengistirahatkan siku dari berbagai macam aktifitas berat.
Setelah rasa nyeri mereda, kamu dianjurkan untuk melakukan penguatan otot-otot untuk mengembalikan fleksibilitas dan kekuatan elbow. Salah satu caranya dengan terapi fisik (Fisioterapi).
3. Cedera Hemstring
Hamstring adalah kelompok otot di area paha yang terdiri dari tiga otot besar, yaitu otot Biceps Femoris, otot Semimembranosus, dan otot Semitendinosus. Maka dari itu cedera hamstring merupakan cedera pada area otot hamstring.

Cedera pemain tenis ini sering kali terjadi dikarenakan pergerakan yang terlalu cepat atau lonjakan kekuatan, seperti berlari dan berhenti secara tiba-tiba.
Pada saat itulah otot hamstring tertarik kuat seketika dan mengalami ketegangan yang berlebihan.
Gejala yang ditimbulkan oleh cedera hamstring tergantung pada tingkat keparahan cederanya. Tingkat tersebut terbagi menjadi tiga, yaitu:
- Tingkat 1 (mild): Ringan, tidak ada robekan serius pada serat otot.
- Tingkat 2 (sedang): Adanya robekan parsial pada serat otot.
- Tingkat 3 (parah): Adanya robekan total pada serat otot.
Secara umum, gejala yang dirasakan oleh para petenis ini seputar nyeri di belakang paha, adanya pembengkakan, atau rasa kaku yang mengakibatkan kesulitan pada saat berjalan.
Pertolongan pertama pada saat gejala ini terjadi yaitu dengan pengompresan dingin di area yang terasa sakit selama 15-20 menit selama 2-3 hari lamanya. Namun, dianjurkan untuk segera melakukan cek di klinik atau rumah sakit agar cedera tidak semakin parah.
Petenis Dunia yang Mengalami Cedera Serius
Cedera pemain tenis yang telah disebutkan tentunya sudah tidak asing dialami oleh para petenis dunia. Seperti halnya Novak Djokovic yang pernah mengalami cedera hamstring yang cukup parah.
Pada pertandingan Australia Open 2023 ini, Djokovic mengalami cedera hamstring di bagian paha kirinya.
Menurut SEN Sportsday, Djokovic mengalami robekan sepanjang 3 cm pada area hamstringnya. Jika ia bukan seorang atlet, mungkin hal tersebut terasa sangat menyakitkan dan mengganggu pertandingan.
Namun Djokovic tetap melanjutkan pertandingan nya dibantu dengan perban untuk membantu menstabilkan gerakanya.

Alih-alih kesakitan, Djokovic berhasil menjadi juara Australia Open 2023 dan mengalahkan Rod Laver Arena di babak final.
Kesimpulan
Setelah mengetahui bahwa cedera pemain tenis terlihat menyakitkan dan mengganggu aktivitas sehari-hari, maka dianjurkan kepada para petenis baik itu pemula maupun ahli untuk tetap melakukan pemanasan serta gerakan yang berhati-hati.
Perlu diperhatikan juga pada saat kamu memilih tipe lapangan tenis dengan potensi kecelakaan yang tinggi seperti lapangan tenis beton (hard court) atau lapangan tenis sintetis (synthetic court) maka kamu harus lebih memperhatikan pergerakanmu.
Karena tipe lapangan tenis yang keras akan memberikan tingkat cedera yang lebih besar.
Yuk baca juga tipe-tipe lapangan tenis apa saja yang ada di dunia, serta pelajari bagaimana bentuk, material, dan tingkat bahayanya.
#StayInspired #StayHealthy with you #HealthyPartnerSince2002

Leave a comment