Mengenal Tipe-Tipe Lapangan Tenis (Kelebihan dan Kekurangan)

4–6 minutes

Seperti apa jenis lapangan tenis yang ada di sekitarmu?

Kemungkinan besar jenis lapangan tenis yang sering ditemui memiliki permukaan yang keras cenderung kasar, berwarna warni, dan berjenis indoor ataupun outdoor. 

Jika kamu ingin mengetahui apa saja tipe-tipe lapangan tenis beserta kelebihan dan kekuranganya, yuk simak artikel ini sampai selesai !

  1. Mengenal Tipe-Tipe Lapangan Tenis (Kelebihan dan Kekurangan)
    1. 4 Tipe Lapangan Tenis di Dunia
      1. 1. Lapangan Tenis Beton (Hard Court)
      2. 2. Lapangan Tenis Rumput (Grass Court)
      3. 3. Lapangan Tenis Tanah Liat (Clay Court)
      4. 4. Lapangan Tenis Sintetis (Syntetis Court)
    2. Kesimpulan
    3. Lapangan Tenis TC7 (Hard Court)

4 Tipe Lapangan Tenis di Dunia

Pada umumnya terdapat empat tipe lapangan tenis yang umum digunakan di dunia, yaitu: 

1. Lapangan Tenis Beton (Hard Court)

Lapangan tenis tipe beton sangatlah umum digunakan oleh para petenis dunia. Tipe ini juga termasuk yang paling populer digunakan di berbagai turnamen tenis seperti Australia Open dan US Open.

Tipe Lapangan Tenis Beton

Keunggulan dari tipe lapangan ini adalah dari sisi kestabilan dan juga ketahanannya. Dimana dengan menggunakan material beton, permukaan lapangan akan stabil dan kokoh sehingga menghasilkan pantulan bola yang konsisten dan moderat. 

Selain itu lapangan tenis beton memiliki tingkat perawatan yang tergolong mudah. Hanya dengan membersihkan beberapa area dari debu dan kotoran secara teratur, sudah cukup untuk menjaga kebersihannya. 

Namun lapangan tenis beton cukup beresiko apabila terjadi sebuah kecelakaan saat bermain tenis. Dikarenakan permukaan nya yang keras, maka resiko cedera seperti memar akan lebih tinggi dibandingkan permukaan yang lebih halus.

Ditambah lagi faktor cuaca seperti hujan atau salju yang dengan mudah membasahi area lapangan. Secara otomatis permukaan lapangan akan menjadi licin dan berbahaya bagi pemain tenis.

2. Lapangan Tenis Rumput (Grass Court)

Berbeda dengan lapangan tenis beton, lapangan tenis rumput memiliki permukaan yang tergolong lembut. 

Tipe Lapangan Tenis Rumput

Namun jika dilihat dari sisi perawatannya, lapangan tenis rumput tergolong rumit dan mahal. Rumput-rumput tersebut harus dirawat secara intensif mulai dari penyiraman, pemupukan, dan pemotongan. 

Apakah kamu penasaran bermain di lapangan tenis rumput?

3. Lapangan Tenis Tanah Liat (Clay Court)

Permukaan lapangan berupa tanah liat merah atau hijau ini termasuk kedalam kategori permukaan yang lunak. Dengan kondisi tersebut akan memberikan pentalan bola yang lebih tinggi dan cenderung lebih lambat. 

Hal ini menguntungkan bagi pemain tenis yang menggunakan teknik bertahan di belakang garis baseline.

Tipe Lapangan Tenis Tanah Liat

Lebih uniknya lagi adalah tipe lapangan tanah liat memiliki kemampuan menyimpan bekas jejak bola. Dengan begitu memungkinkan pemain untuk melacak dan membaca pergerakan dari lawan mainnya tersebut. 

Akan tetapi tipe lapangan ini sangat merugikan petenis dunia dengan kemampuan bola yang responsive dan cepat, sebab permukaan akan meredam kecepatan dari bola yang dihasilkan. 

Selain itu biaya perawatan lapangan tenis tanah liat tergolong cukup mahal dan rumit, sama seperti lapangan tenis rumput yang memerlukan pemeliharaan intentsif setiap harinya.

4. Lapangan Tenis Sintetis (Syntetis Court)

Apakah kamu pernah mendengar lapangan tenis sintetis sebelumnya? Sebab lapangan tenis ini tergolong jarang ditemukan di lingkungan tempat tinggal kita. 

Permukaan lapangan ini terbuat dari berbagai jenis bahan sintetis, seperti akrilik atau karet. Uniknya, lapangan ini dapat meniru sifat lapangan-lapangan lainnya seperti lapangan Clay Court, Hard Court, dan Grass Court, tergantung dari konfigurasi bahan yang digunakan. 

Dengan konfigurasi yang fleksibel, pemain tenis dapat memilih permainan dengan pentalan bola yang lambat seperti Clay Court atau pentalan yang cepat seperti Grass Court. 

Akan tetapi permukaan lapangan sintetis memiliki tingkat peredaman alami yang sangat minim. Hal tersebut dapat meningkatkan risiko cedera pada pemain, terutama pada bagian sendi dan tulang. 

Selain itu, jika lokasi lapangan tenis sintetis berada di area yang terpapar sinar matahari secara langsung dan suhu udara yang tinggi, maka dapat dengan mudah mempengaruhi kualitas dari permukaan lapangan dan permain tenis.

Kesimpulan

Dari tipe-tipe lapangan tenis yang telah disebutkan diatas, lapangan tenis beton/Hard Court adalah lapangan yang paling umum dan sering ditemukan di lingkungan sektiar kita. 

Sedangkan lapangan yang sangat jarang ditemukan adalah lapangan tipe tanah liat dan lapangan tipe sintetis. 

Ternyata tipe-tipe lapangan tenis tersebut dibentuk bukan tanpa alasan, melainkan menyesuaikan dari kondisi alam sekitar, kebutuhan tipe pertandingan, serta faktor biaya pemelihataan yang perlu dipertimbangkan. 

Lapangan Tenis TC7 (Hard Court)

Lapangan Tenis TC7

Namun, tidak dapat dipungkiri jika cuaca sedang hujan. Lapangan ini akan menjadi licin dan tidak aman untuk digunakan oleh para pemain tenis TC7. 

Maka dari itu, lapangan tenis TC7 mengadopsi sistem reschedule atau pindah jadwal untuk meminimalisir cedera yang tidak di-inginkan.

#StayInspired #StayHealthy with you #HealthyPartnerSince2002

Categories:

One response to “Mengenal Tipe-Tipe Lapangan Tenis (Kelebihan dan Kekurangan)”

  1. 3 Cedera Langganan Para Pemain Tenis – Lapangan Tenis TC7 Jatibening Avatar

    […] juga pada saat kamu memilih tipe lapangan tenis dengan potensi kecelakaan yang tinggi seperti lapangan tenis beton (hard court) atau lapangan tenis sintetis (synthetic court) maka kamu harus lebih memperhatikan […]

    Like

Leave a comment