Profil Lengkap Yayuk Basuki, Petenis Legend Indonesia

3–4 minutes

Siapa bilang kalau kejuaraan bergengsi Wimbledon hanya diikuti oleh atlet-atlet Eropa dan Amerika? Faktanya, seorang atlet Indonesia dari era 90an pernah berada di pertandingan bergengsi tersebut, ia dikenal sebagai Yayuk Basuki.

  1. Profil Lengkap Yayuk Basuki, Petenis Legend Indonesia
    1. Siapa Yayuk Basuki?
    2. Prestasi yayuk Basuki
      1. 1987
      2. 1990-1995
      3. 1996-1997
    3. Pertarungan Sengit di Kejuaraan Wimbledon
    4. Kehidupan Yayuk Basuki 2023

Siapa Yayuk Basuki?

Nama Yayuk Basuki saat ini masih ramai diperbincangkan oleh masyarakat dunia. Bahkan akhir-akhir ini nama tersebut sering beredar di sosial media. 

Lantas, siapa Yayuk Basuki sebenarnya? 

Nany Rahayu Basuki adalah seorang petenis legend Indonesia. Memulai karir tenisnya pada tahun 1980an silam, Yayuk Basuki dinobatkan sebagai petenis wanita Indonesia dengan peringkat tertinggi sepanjang masa. 

Dengan kegigihannya tersebut, Yayuk Basuki berhasil mencapai pertingkat tertinggi yakni posisi ke-19 (tunggal) dan ke-9 (ganda) di pertandingan tenis dunia. 

Prestasi yayuk Basuki

Setelah mengetahui siapa Yayuk Basuki di mata Indonesia, berikut daftar prestasi yang telah ia capai dalam periode tahun 1987-1997.

1987

Mengikuti Pesta Olahraga Asia dan Asia Tenggara di kota Soul dan Bangkok sebagai ganda putri. Pada saat yang sama, Yayuk Basuki juga mengikuti pertandingan Wimbledon junior. 

1990-1995

Mendapatkan hasil terbaik di Grand Slam ganda US Open  dan ganda campuran Prancis Open.

Juga mengikuti Wimbledon di Pattaya dan Beijing.  Selain itu mengikuti Pesta Olahraga Asia dan Asia Tenggara di kota Beijing, Hiroshima, dan Chiang Mai. 

1996-1997

Mendapatkan hasil terbaik di Grand Slam ganda dan ganda campuran Prancis Open, Australia Open, Wimbledon, dan US Open. 

Jika ditanya apakah Yayuk Basuki pernah mendapatkan hasil terbaik di Grand Slam versi tunggal? Jawabanya adalah tentu saja pernah, ia pernah mendapatkanya di empat acara bergengsi dunia:

Di dalam negri pun Yayuk Basuki aktif mengikuti Pesta Olahraga Asia Tenggara pada tahun 1987 di kota Jakarta. 

Pertarungan Sengit di Kejuaraan Wimbledon

Pertandingan tenis bergengsi dunia Wimbledon kerap menjadi tempat ‘unjuk gigi’ bagi seorang Yayuk Basuki. 

Pada tahun 1987, ia mengikuti Wimbledon junior dan berhasil masuk ke perempat final melawan Natalia Zvereva dari Uni Soviet. Walaupun kalah melawan Zvereva, Yayuk Basuki pantang menyerah untuk terus mengikuti pertandingan Wimbledon. 

Kemudian ia mengikuti Wimbledon di Pattaya (1991) dan berhasil dilumpuhkan oleh Steffi Graf pada babak ketiga. Setahun kemudian Yayuk Basuki masuk ke babak keempat Wimbledon melawan Martina Navratilove (sang juara Malaysia Open) dan belum berhasil menang. 

Selanjutnya ia berada di babak keempat Wimbledon dan berhadapan dengan Conchita Martinez (1993) serta melawan Gigi Fernandez di tahun setelahnya. 

Pertarungan sengit seorang petenis legend Indonesia tentu saja panjang dan menantang, walaupun Yayuk Basuki tidak memenangkan pertandingan-pertandingan tersebut, namanya kerap mengharumkan bangsa Indonesia. 

Setelah melewati berbagai pertandingan sengit, di tahun 2004, seorang Yayuk Basuki memilih untuk mengakhiri karirnya sebagai atlet tenis Indonesia.

Kehidupan Yayuk Basuki 2023

Walaupun Yayuk Basuki telah memutuskan untuk berhenti sebagai pemain tenis tunggal di tahun 2004, ia tetap aktif bermain sebagai pemain ganda sampai tahun 2013. 

Sampai pada akhirnya di tahun 2014, petenis legend Indonesia ini memutuskan untuk pensiun dan beralih profesi ke dunia politik. 

Mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN), Yayuk Basuki berhasil menjadi anggota DPR RI pada periode tersebut. 

Kini, baik generasi baby boomers sampai Gen Z bisa mengetahui siapa Yayuk Basuki dan seperti apa perjuangan yang telah ia lewati di masa emas nya tersebut. 

Bagi kamu yang hobi atau suka dengan olahraga tenis, apakah Yayuk Basuki adalah salah satu tokoh yang kamu kagumi?

#StayInspired #StayHealthy with you #HealthyPartnerSince2002

Leave a comment